Ma'rifatullah melalui Jihad Al Akbar [Futuh al Mukasyafah]
oleh Amiruddin Syah
harga Rp 40.000
penerbit Institut Kajian Tasawuf Az Zukhruf
Menyediakan buku bekas, buku antik, buku langka, buku baru, buku sufi, tasawuf, tarekat, yasin, al quran, buku import, buku agama, sejarah, sastra, sosial, politik, budaya [pesan via sms/whatsapp ke 0821-1472-0376]
Showing posts with label Amiruddin Syah. Show all posts
Showing posts with label Amiruddin Syah. Show all posts
Monday, August 24, 2015
Jual Buku Penderitaan di Alam Barzakh oleh Amiruddin Syah
Penderitaan di Alam Barzakh oleh Amiruddin Syah
harga Rp 50.000
penerbit Institut Kajian Tasawuf Az Zukhruf
"Ketika kematian telah datang kepada seseorang, dia bermohon: Wahai Tuhan ku! Kembalikanlah aku keatas dunia, agar aku kerjakan semua perintah yang telah aku lalaikan."
"Jangan! Semua itu adalah ucapan yang sia-sia. Dihadapan mereka sudah terbentang barzakh sampai hari mereka dibangkitkan."
==AL MU'MINUN 23 : 99-100==
Sunday, August 23, 2015
Jual Buku Mencapai Nikmatnya Shalat oleh Amiruddin Syah
Mencapai Nikmatnya Shalat oleh Amiruddin Syah
harga Rp 30.000
tebal 174 hlm
penerbit Institut Kajian Tasawuf "Az-Zukhruf"
DAFTAR ISI :
Bab I. Pendahuluan
Bab II. Memperbaiki diri melalui shalat
Bab III. Tujuh Tingkat memasuki makrifat
Bab IV. Hakekat Shalat dan Zakat
Bab V. Menerima Perintah Allah dengan wahyu
Bab VI. Shalat mengingat Allah lebih besar manfaatnya
Bab VII. Kekayaan Allah dapat digapai oleh orang bershalat
Bab VIII. Jatuh derajat manusia oleh perbuatannya
Bab IX. Psikologi Islam di Zaman Nabi Musa
Bab X. Shalat dalam keilahian berdampak positif terhadap duniawi
Bab XI. Shalat menurut Syekh Abdul Qadir Jailani
Bab XII. Shalat untuk kita dan bukan untuk Allah
harga Rp 30.000
tebal 174 hlm
penerbit Institut Kajian Tasawuf "Az-Zukhruf"
DAFTAR ISI :
Bab I. Pendahuluan
Bab II. Memperbaiki diri melalui shalat
Bab III. Tujuh Tingkat memasuki makrifat
Bab IV. Hakekat Shalat dan Zakat
Bab V. Menerima Perintah Allah dengan wahyu
Bab VI. Shalat mengingat Allah lebih besar manfaatnya
Bab VII. Kekayaan Allah dapat digapai oleh orang bershalat
Bab VIII. Jatuh derajat manusia oleh perbuatannya
Bab IX. Psikologi Islam di Zaman Nabi Musa
Bab X. Shalat dalam keilahian berdampak positif terhadap duniawi
Bab XI. Shalat menurut Syekh Abdul Qadir Jailani
Bab XII. Shalat untuk kita dan bukan untuk Allah
Thursday, July 23, 2015
Jual Buku Psikologi Sufi oleh Amiruddin Syah
Psikologi Sufi oleh Amiruddin Syah
harga Rp 55.000
penerbit Institut Kajian Tasawuf "Az Zukhruf"
Tujuan Anda Berpuasa untuk :
1. Mendapatkan pahala
2. Mendapatkan surga
3. Mengenal Al-Qadar
[Al-Qadar 97: s/d 3]
Yang paling utama di doakan :
1. Para Nabi
2. Orang tua, ibu dan Bapak
3. Diri sendiri untuk menemui Allah
[Surat al-Ma'arij 70:4]
harga Rp 55.000
penerbit Institut Kajian Tasawuf "Az Zukhruf"
Tujuan Anda Berpuasa untuk :
1. Mendapatkan pahala
2. Mendapatkan surga
3. Mengenal Al-Qadar
[Al-Qadar 97: s/d 3]
Yang paling utama di doakan :
1. Para Nabi
2. Orang tua, ibu dan Bapak
3. Diri sendiri untuk menemui Allah
[Surat al-Ma'arij 70:4]
Jual Buku Psikologi Nabi Musa oleh Amiruddin Syah
Psikologi Nabi Musa oleh Amiruddin Syah
harga Rp 50.000
penerbit Institut Kajian Tasawuf "Az Zukhruf"
harga Rp 50.000
penerbit Institut Kajian Tasawuf "Az Zukhruf"
Iman merupakan keyakinan [ilm al yaqin] dari hasil penyaksian atau penyingkapan tabir [tajalli ilahi], terhadap enam pondasi iman, yaitu;
Pertama : Allah
Kedua : Rasul
ketiga : Kitab
Keempat : Malaikat
Kelima : Qiyamat
Keenam : Takdir
Pertama : Allah
Kedua : Rasul
ketiga : Kitab
Keempat : Malaikat
Kelima : Qiyamat
Keenam : Takdir
Penyingkapan tabir dimaksud sejalan dengan surat Qaf : 22
" Bahwa engkau lengah tentang ini, mulai kini Kami bukakan tabir yang menutupi engkau. Sebab itu penglihatan engkau mulai hari ini amatlah tajamnya." [Guru]
Friday, June 26, 2015
Jual Buku Nikmatnya Qiyamat oleh Amiruddin Syah
Nikmatnya Qiyamat oleh Amiruddin Syah
harga Rp 40.000
tebal 224 hlm
penerbit Institut Kajian Tasawuf "Az Zukhruf"
penerbit Institut Kajian Tasawuf "Az Zukhruf"
Pengertian Qiyamat menurut pandangan umum adalah hancurnya bumi dan langit bagaikan bulu beterbangan, tidak ada siang maupun malam dan semua makluk akan binasa dimana pada hari itu usia dunia akan berakhir. Pengertian demikian diambil dari terjemahan ayat yang ditangkap secara lahirnya saja (QS Az-Zilzal 99 : 1 - 3) :
"Ketika bumi diguncangkan dengan amat dasyatnya, dan bumi mengeluarkan isi perutnya. Lalau manusia saling bertanya: Kenapa begini?". Dan pada QS Al-Qariyah 101 : 3 -5 : "Dihari itu manusia bagaikan kupu-kupu yang beterbangan. Dan gunung-gunung hancur bagaikan kapas dihembus angin kencang".
Pengertian Qiyamat yang akan dibahas dalam buku ini, ialah perpindahan dari kehidupan yang lalu, kesuatu kehidupan yang baru. Atau dari alam pertama ke alam kedua dan seterusnya ke alam ketiga. Perpindahan ini disebut berbangkit. Ini tentu berbeda dengan reinkarnasi. Qiyamat berlaku bagi setiap yang hidup dan tak pernah mati. Dan ini ditujukan untuk alam Ruh, sebab ruh tidak pernah mengantuk, tidur dan tidak mati. Ruh yang hidup adalah bagian dari Maha Ruh yang mengutusnya ke bumi. Ruh hendaklah mengenal Maha Ruh, agar kembali kepada yang mengutus menjadi jelas. Ruh Ku, Nur Muhammad dan Nur Allah adalah wujud, qidam dan baqa. Kekekalan (baqa') dijelaskan didalam Al Qurran : Al Baqarah 2 :255
"Allah Tidak ada Tuhan selain dari pada-Nya. Tuhan yang hidup kekal, berkuasa sendirinya, tidak pernah mengantuk dan tidur. Kepunyaann-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada dibumi".
Qiyamat menurut Arif Billah terbagi menjadi tiga : Pertama, Sewaktu dilahirkan dari rahim ibu. Selama 9 bulan di dalam rahim ibu semua kebutuhan bayi telah tercukupi dari sang ibu, ibaratnya inilah sorga pertama bagi manusia. Kedua, ketika bermi'raj yang diusahakan setiap hari. Qiyamt mempunyai arti mati sejenak (mati sajroning urip) atau mati diwaktu hidup, yang disebut qurban. Allah telah menjelaskan pada QS An Nissa 4 : 66 yaitu : "Qurbankanlah dirimu dan keluarlah engkau dari kampungmu. Tetapi sedikit sekali dari mereka yang melaksanakannya".Untuk menemui Allah melalui mati syahid atau syuhud (mati dalam penyaksian) atau menemui Allah di Bai'tullah harus menambatkan onta, dan meninggalkan terompah. Ketiga, Qiyamat untuk jangka panjang yaitu ketika ruh meninggalkan jasanya untuk selamanya.
Hanya dua tempat berbangkit bagi manusia yaitu : pertama, Kembali kepada Allah, bagi mereka yang sudah mengenal Allah. Kedua, Tinggal di alam barzah untuk mereka yang tidak mengenal Allah, maka dia ditinggalkan dalam kebingungan.
"Ketika bumi diguncangkan dengan amat dasyatnya, dan bumi mengeluarkan isi perutnya. Lalau manusia saling bertanya: Kenapa begini?". Dan pada QS Al-Qariyah 101 : 3 -5 : "Dihari itu manusia bagaikan kupu-kupu yang beterbangan. Dan gunung-gunung hancur bagaikan kapas dihembus angin kencang".
Pengertian Qiyamat yang akan dibahas dalam buku ini, ialah perpindahan dari kehidupan yang lalu, kesuatu kehidupan yang baru. Atau dari alam pertama ke alam kedua dan seterusnya ke alam ketiga. Perpindahan ini disebut berbangkit. Ini tentu berbeda dengan reinkarnasi. Qiyamat berlaku bagi setiap yang hidup dan tak pernah mati. Dan ini ditujukan untuk alam Ruh, sebab ruh tidak pernah mengantuk, tidur dan tidak mati. Ruh yang hidup adalah bagian dari Maha Ruh yang mengutusnya ke bumi. Ruh hendaklah mengenal Maha Ruh, agar kembali kepada yang mengutus menjadi jelas. Ruh Ku, Nur Muhammad dan Nur Allah adalah wujud, qidam dan baqa. Kekekalan (baqa') dijelaskan didalam Al Qurran : Al Baqarah 2 :255
"Allah Tidak ada Tuhan selain dari pada-Nya. Tuhan yang hidup kekal, berkuasa sendirinya, tidak pernah mengantuk dan tidur. Kepunyaann-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada dibumi".
Qiyamat menurut Arif Billah terbagi menjadi tiga : Pertama, Sewaktu dilahirkan dari rahim ibu. Selama 9 bulan di dalam rahim ibu semua kebutuhan bayi telah tercukupi dari sang ibu, ibaratnya inilah sorga pertama bagi manusia. Kedua, ketika bermi'raj yang diusahakan setiap hari. Qiyamt mempunyai arti mati sejenak (mati sajroning urip) atau mati diwaktu hidup, yang disebut qurban. Allah telah menjelaskan pada QS An Nissa 4 : 66 yaitu : "Qurbankanlah dirimu dan keluarlah engkau dari kampungmu. Tetapi sedikit sekali dari mereka yang melaksanakannya".Untuk menemui Allah melalui mati syahid atau syuhud (mati dalam penyaksian) atau menemui Allah di Bai'tullah harus menambatkan onta, dan meninggalkan terompah. Ketiga, Qiyamat untuk jangka panjang yaitu ketika ruh meninggalkan jasanya untuk selamanya.
Hanya dua tempat berbangkit bagi manusia yaitu : pertama, Kembali kepada Allah, bagi mereka yang sudah mengenal Allah. Kedua, Tinggal di alam barzah untuk mereka yang tidak mengenal Allah, maka dia ditinggalkan dalam kebingungan.
Friday, March 29, 2013
Jual Buku Tuhan YME dalam Pancasila oleh Amiruddin Syah
Pengarang : Amiruddin Syah
Harga : Rp 50.000,00 (harga belum termasuk ongkos kirim)
Penerbit : Institut Kajian Tasawuf “Az Zukhruf”
Tersedia
Subscribe to:
Posts (Atom)






