Showing posts with label Kompas. Show all posts
Showing posts with label Kompas. Show all posts

Friday, August 14, 2015

Jual Buku Kekuasaan Tak Pernah Senyum; Ini Bukan Salah Peradaban oleh Mohamad Sobary

Kekuasaan Tak Pernah Senyum; Ini Bukan Salah Peradaban oleh Mohamad Sobary
harga Rp 35.000
tebal xx + 182 hlm
ukuran 11 x 17,5 cm
tahun 2000
penerbit Kompas

.... Maka ketika kembali ke Bantul Timur, saya pun bicara di depan umum bahwa Bantul Timur boleh merdeka. Artinya, Gus Dur pasti setuju mereka merdeka berpikir, merdeka mengkritik dan merdeka bertindak. Tetapi, tidak perlulah menjadi Republik Indonesia Baru. Tak perlu. [Republik Bantul Timur, hlm 163]

Tuesday, August 4, 2015

Jual Buku Operasi Fortitude: mengecoh Jerman di Normandia oleh Darma Aji

Operasi Fortitude: mengecoh Jerman di Normandia oleh Darma Aji
harga Rp 68.000
tebal 432 hlm
tahun 2011
penerbit Kompas Gramedia
Sejarah membuktikan, perang intelijen hampir selalu ikut menentukan hasil akhir sebuah peperangan; bahkan turut memastikan kemenangan....
 
SETELAH menaklukkan sebagian besar daratan Eropa dan berada dalam posisi bertahan, Jerman Nazi yakin, suatu saat Sekutu pasti mendaratkan pasukannya di sana. Sebagai antisipasi, Hitler membangun benteng pertahanan di sepanjang pesisir barat Eropa. Panjang Dinding Atlantik itu lebih dari 3.800 kilometer, membentang dari pantai Laut Arktik di Norwegia sampai ke pantai Teluk Biskaya di Perancis Selatan.
 
DIAM-DIAM, para agen rahasia Jerman juga berusaha mati-matian mencari tahu kapan dan dimana Sekutu bakal mendaratkan pasukannya, agar pasukan yang ditugasi mengawal pantai Eropa siaga untuk menggagalkannya. Di lain pihak, Sekutu justru menyembunyikan rapat-rapat rencana invasi besar-besarannya.
 
INILAH buku kisah di balik D-Day, peristiwa pendaratan pasukan Sekutu di Pantai Normandia, Perancis Selatan, 6 Juni 1944. Tak banyak yang tahu, peristiwa pendaratan pasukan terbesar dalam sejarah Perang Dunia II itu sebetulnya didahului perang intelijen antara Abwehr, dinas rahasia Jerman, dan dinas rahasia Sekutu, khususnya MI5 dari Inggris.
 
BAGAIMANA jalannya perang rahasia yang berlangsung sengit itu? Strategi apa yang digunakan MI5 untuk menundukkan para intel Jerman? Kenapa Jerman sampai bisa terkercoh taktik disinformasi yng dilakukan para agen rahasia Inggris?
 
BANYAK buku dan film telah mengupas fakta-fakta sejarah Perang Dunia Kedua (). Tapi, hanya sedikit yang menyingkap aspek perang intelijennya, yang sesungguhnya tak kalah dramatis dibanding pertempuran di medan terbuka.

Friday, July 24, 2015

Jual Buku Pil Koplo dan Don Quixote; Kegagalan Membangun Sebuah Peradaban oleh Mohammad Sobary

Pil Koplo dan Don Quixote; Kegagalan Membangun Sebuah Peradaban oleh Mohammad Sobary
harga Rp 35.000
penerbit Kompas
 
....Wawasan yang dulu diwarnai rohani, sesuatu yang bukan materi, kini beralih tajam ke materi. Orientasi kita dulu membuat kulit wajah kita tipis, mudah oeka, mudah risi dan malu. Tapi, kini, setelah materi dan pangkat yang kita lihat, wajah kita menjadi tebal, seperti tembok. ["Aib", hlm.34]