Walisongo; Gelora Dakwah dan Jihad di Tanah Jawa [1404-1482 M] oleh Rachmad Abdullah, S,Si., M.Pd [TRILOGI REVOLUSI ISLAM DI TANAH JAWA]
harga Rp 45,000
penerbit Al Wafi Publishing
Buku Wali Songo; Gelora Dakwah dan Jihad di Tanah Jawa ini akan mengundang para pemerhati sejarah sebagai tulisan [history as written] karena banyak perbedaan gaya penuturannya. Penguat fakta dengan daftar pustaka yang banyak kehadirannya menyemarakkan hasanan historiografi Islam Indonesia -- Ahmad Mansur Suryanegara, Penulis API SEJARAH 1 dan 2
Menyediakan buku bekas, buku antik, buku langka, buku baru, buku sufi, tasawuf, tarekat, yasin, al quran, buku import, buku agama, sejarah, sastra, sosial, politik, budaya [pesan via sms/whatsapp ke 0821-1472-0376]
Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Sunday, August 23, 2015
Kerajaan Islam Demak; Api Revolusi Islam di Tanah Jawa [1482-1518 M] oleh Rachmad Abdullah, S,Si., M.Pd [TRILOGI REVOLUSI ISLAM DI TANAH JAWA]
Kerajaan Islam Demak; Api Revolusi Islam di Tanah Jawa [1482-1518 M] oleh Rachmad Abdullah, S,Si., M.Pd [TRILOGI REVOLUSI ISLAM DI TANAH JAWA]
harga Rp 45.000
penerbit Al Wafi Publishing
Karya Sejarah Trilogi Revolusi Islam di Tanah Jawa yang ditulis oleh Rachmad Abdullah dengan latar belakang profesinya sebagai Guru IPA Fisika Al-Islam 1 Surakarta adalah suatu karya yang luar biasa. -- Ahmad Mansur Suryanegara, Penulis API SEJARAH 1 dan 2
Saturday, August 22, 2015
Sultan Fatah; Raja Islam Pertama Penakluk Tanah Jawa [1482-1518 M] oleh Rachmad Abdullah, S,Si., M.Pd [TRILOGI REVOLUSI ISLAM DI TANAH JAWA]
Sultan Fatah; Raja Islam Pertama Penakluk Tanah Jawa [1482-1518 M] oleh Rachmad Abdullah, S,Si., M.Pd [TRILOGI REVOLUSI ISLAM DI TANAH JAWA]
harga Rp 45.000
penerbit Al Wafi Publishing
Rachmad Abdullah merasa perlu menggunakan istilah REVOLUSI untuk menginterpretasikan peristiwa Sejarah Islam dan Wali Songo. Maka lahirlah istilah Trilogi Revolusi Islam di Jawa [Ahmad Mansur Suryanegara, penulis API SEJARAH 1 dan 2]
Monday, August 10, 2015
Jual Buku Pemberontakan Nuku; Persekutuan Lintas Budaya di Maluku-Papua Sekitar 1780-1810 oleh Muridan Widjojo
Pemberontakan Nuku; Persekutuan Lintas Budaya di Maluku-Papua Sekitar 1780-1810 oleh Muridan Widjojo
harga Rp 160.000
penerbit Komunitas Bambu
Buku yang semula disertasi di Leiden University ini adalah sejarah perlawanan Pangeran Nuku dari Tidore. Adalah menarik selain tak pernah berhenti memusuhi Belanda, Nuku juga bertempur melawan Sultan Tidore yang dilindungi Kompeni serta para pesaingnya yaitu Sultan Ternate dan Sultan Bacan. Nuku unggul sebab strategi dan kepemimpinannya berhasil membangun komunikasi lintas budaya dengan kelompok pengikutnya yang multietnis dan menjalin persekutuan melewati batas-batas Kerajaan Tidore. Gerakan aliansi kekuatan Nuku jauh menjangkau Maluku dan Papua, bahkan ia mengaitkan perlawanannya dengan dunia global. Nuku memperjuangkan kemerdekaan Tidore secara politik dari Belanda dengan memanfaatkan Inggris. Persekutuan luas itulah yang membuat Nuku sebagai pemberontak berhasil kembali ke tanah kelahirannya dan menjadi sultan tanpa perlawanan yang berarti, serta membangun keunggulan kesultanannya di atas kesultanan-kesultanan lain di Maluku.
Tetapi, selain menguak kehidupan Nuku sebagai politisi jenius dengan sejarah perlawanan terhadap kolonialisme yang kaya warna pada abad ke-18 dan ke-19, penulisnya berhasil juga menguak kehidupan pribadi Nuku. Tercatat dalam sumber kolonial dan lokal Nuku dipujikan sebagai tokoh dengan karakter yang tercerahkan. Untuk menyelesaikan masalah-masalah, Nuku menjalankan sistem temu publik dalam Istana Raja di Waru siang maupun malam. Nuku tidak memelihara selir dan setia pada satu isterinya yang juga sohor cerdas serta sangat membantunya memimpin. Ia ahli beladiri yang humoris serta adil bijaksana. Ancaman dan pengkhianatan yang terus mengikutinya dihadapi dengan tegas. Nuku dalam buku ini muncul sebagai sebuah kisah yang segar dan menantang ihwal pemberontakan terhadap kolonialisme Belanda.
Sunday, August 9, 2015
Jual Buku Javid Nama; Ziarah Abadi oleh Mohammad Iqbal
Javid Nama; Ziarah Abadi oleh Mohammad Iqbal
harga Rp 35.000
penerbit Fajar Pustaka
Dalam buku ini Mohammad Iqbal, filsuf penyair dari Pakistan, mengajak kita menembus hamparan ruang dan menjelajah lorong waktu; melintasi lapis-lapis cakrawala, menjumpai ruh-ruh agung sepanjang sejarah manusia dan bertanya kepada mereka tentang misteri semesta. Iqbal membawa kita melakukan perjalanan tanpa akhir -- sebuah Ziarah Abadi
Jual Buku Kampung Santri; tatanan dari tepi sejarah oleh Muhammad Fuad Riyadi
Kampung Santri; tatanan dari tepi sejarah oleh Muhammad Fuad Riyadi
Pengantar Dr. Damarjati Supadjar
Cetakan Pertama, Maret 2001
Jumlah halaman : 171 hlm
harga Rp 35.000
Penerbit : Ittaqa Press
Daftar Isi :
Kotagede
Bumi Tokoh Nasional
NU-Muhammadiyah Bergandengan Tangan
Sisa-sisa Kejawen dan Monumen Sejarah
Mlangi
Cepat Makmur dengan Etos Dagang
Mistik Agama di Tengah Modernisasi
Suka Ngandakake Gusti Allah untuk Tolak Sejati
Wonokromo
Antara Kitab Kuning dan Kue Lemper
Revolusi Para Kyai Muda
Dari Batik ke Konveksi dan Sate Kambing
Celah-celah Bisnis di Pondok Pesantren
Kauman
Dari Qoimudin menjadi Kauman
Kauman dalam Gelegar Perjuangan Kemerdekaan
Kauman Riwayatmu Dulu, Riwayatmu Kini
Dongkelan
Kampung Santri yang Terkepung Budaya Kota
Kampung yang Penuh dengan Perjuangan Mengusir Penjajah
Mengilhami Beberapa Pesantren Besar
Ploso Kuning
Arsitektur Masjid Masih Terlihat Asli
Kampung Perjuangan yang sewarna dalam Beragama
Kampung Tandus yang Mulai Menumbuhkan Sarjana
Babadan
Masjidnya Pernah akan dijadikan Panggung Kethoprak
Babadan Baru Reinkarnasi Babadan Lama
Menanamkan Agama sejak Kanak-Kanak
Wotgaleh
Tinggal ada dalam Negeri Cerita dan Mimpi
Balada Pengembaraan Tak Tentu Arah
Makam yang Meriah oleh Para Peziarah
Nitikan
Kampung Santri tanpa Pondok Pesantren
Masjid dan Kuburan dibagi untuk Dua Keraton
Diserbu Pendatang Baru dan Ramainya Tempat Kost
Karangkajen
Basis Muhammadiyah setelah Kauman
Menjaga Pergaulan dengan Budaya Luar
Punya Andil Besar Tumpas Pengkhianat Bangsa
Thursday, August 6, 2015
Jual Buku Hara Kiri; Bunuh Diri Ala Jepang oleh Jack Seward
Hara Kiri; Bunuh Diri Ala Jepang oleh Jack Seward
harga Rp 35.000
penerbit Ghalia Indonesia
harga Rp 35.000
penerbit Ghalia Indonesia
Sejarah sosial Jepang di timur Asia penuh dengan keunikan, yang bahkan menimbulkan "sedimentasi kultural" yang nyata. Religi Budhisme (yang berbaur dengan Zen) adlah salah satu elemen yang mampu mengendapkan "sistem nilai Bushido" yang menjadi penumpu etos rakyat Jepang.
Salah satu sintesis kultural rakyat Jepang - yang menjadi pendorong semangat bertarung - dapat terlihat dalam "hara-kiri" (Seppuku, upacara bunuh diri kaum ksatria Jepang) yang telah hidup dan terus menunjukan kesetiannya kepada sejarah kebangsaannya.
Eksistensi "hara-kiri" telah diuji oleh sejumlah peneliti asing (menurut visinya masing-masing). Telaah yang barangkali paling intens adalah hasil observasi Jack Seward, ahli ketimuran yang pernah menjadi "intel istimewa" bagi pihak militer sekutu yang beroperasi di Jepang tahun 1945. Ramuan tulisannya dimulai sejak zaman feodal sampai restorasi Meiji, dan melibatkan komparasi di penghujung abad. Deskripsi tentang masyarakat tradisional serta feodal hingga zaman keruntuhannya saat memasuki modernissi, adalah kontribusi yang sangat berharga bagi pembaca awam.
Tuesday, August 4, 2015
Jual Buku Operasi Fortitude: mengecoh Jerman di Normandia oleh Darma Aji
Operasi Fortitude: mengecoh Jerman di Normandia oleh Darma Aji
harga Rp 68.000
tebal 432 hlm
tahun 2011
penerbit Kompas Gramedia
harga Rp 68.000
tebal 432 hlm
tahun 2011
penerbit Kompas Gramedia
Sejarah membuktikan, perang intelijen hampir selalu ikut menentukan hasil akhir sebuah peperangan; bahkan turut memastikan kemenangan....
SETELAH menaklukkan sebagian besar daratan Eropa dan berada dalam posisi bertahan, Jerman Nazi yakin, suatu saat Sekutu pasti mendaratkan pasukannya di sana. Sebagai antisipasi, Hitler membangun benteng pertahanan di sepanjang pesisir barat Eropa. Panjang Dinding Atlantik itu lebih dari 3.800 kilometer, membentang dari pantai Laut Arktik di Norwegia sampai ke pantai Teluk Biskaya di Perancis Selatan.
SETELAH menaklukkan sebagian besar daratan Eropa dan berada dalam posisi bertahan, Jerman Nazi yakin, suatu saat Sekutu pasti mendaratkan pasukannya di sana. Sebagai antisipasi, Hitler membangun benteng pertahanan di sepanjang pesisir barat Eropa. Panjang Dinding Atlantik itu lebih dari 3.800 kilometer, membentang dari pantai Laut Arktik di Norwegia sampai ke pantai Teluk Biskaya di Perancis Selatan.
DIAM-DIAM, para agen rahasia Jerman juga berusaha mati-matian mencari tahu kapan dan dimana Sekutu bakal mendaratkan pasukannya, agar pasukan yang ditugasi mengawal pantai Eropa siaga untuk menggagalkannya. Di lain pihak, Sekutu justru menyembunyikan rapat-rapat rencana invasi besar-besarannya.
INILAH buku kisah di balik D-Day, peristiwa pendaratan pasukan Sekutu di Pantai Normandia, Perancis Selatan, 6 Juni 1944. Tak banyak yang tahu, peristiwa pendaratan pasukan terbesar dalam sejarah Perang Dunia II itu sebetulnya didahului perang intelijen antara Abwehr, dinas rahasia Jerman, dan dinas rahasia Sekutu, khususnya MI5 dari Inggris.
BAGAIMANA jalannya perang rahasia yang berlangsung sengit itu? Strategi apa yang digunakan MI5 untuk menundukkan para intel Jerman? Kenapa Jerman sampai bisa terkercoh taktik disinformasi yng dilakukan para agen rahasia Inggris?
BANYAK buku dan film telah mengupas fakta-fakta sejarah Perang Dunia Kedua (). Tapi, hanya sedikit yang menyingkap aspek perang intelijennya, yang sesungguhnya tak kalah dramatis dibanding pertempuran di medan terbuka.
Wednesday, July 29, 2015
Jual Buku Sumatera : Revolusi dan Elite Tradisional Oleh Anthony Reid
Sumatera : Revolusi dan Elite Tradisional Oleh Anthony Reid
Diterjemahkan dari buku berjudul: The blood of the people : revolution and the end of traditional rule in northern Sumatra (Kuala Lumpur, New York : Oxford University Press, c1979)
Jumlah Halaman : xxviii, 385 hal.
harga Rp 100.000
Penerbit Komunitas Bambu
Diterjemahkan dari buku berjudul: The blood of the people : revolution and the end of traditional rule in northern Sumatra (Kuala Lumpur, New York : Oxford University Press, c1979)
Jumlah Halaman : xxviii, 385 hal.
harga Rp 100.000
Penerbit Komunitas Bambu
Buku ini disebut-sebut sebagai bukti keberhasilan tugas besar sejarawan Anthony Reid menguak revolusi-revolusi sosial paling hebat di Indonesia yang terjadi dan mengguncang Sumatera seiring proklamasi kemerdekaan.
Buku ini disebut-sebut sebagai bukti keberhasilan tugas besar sejarawan Anthony Reid menguak revolusi-revolusi sosial paling hebat di Indonesia yang terjadi dan mengguncang Sumatera seiring proklamasi kemerdekaan. Reid mampu menghidupkan suatu narasi dengan kekayaan detail di sekitar peristiwa pertikaian kelas, konflik etnis, bentrokan agama sebagai klimaks sekaligus titik balik yang dramatis dimana kaum bangsawan juga raja-sultan Melayu serta Aceh disapu bersih dan itu menandai dimulainya perputaran sejarah modern di Sumatera. Berdasarkan lusinan wawancara dengan sejumlah saksi mata dan pihak-pihak yang terlibat, sumber-sumber arsip Belanda, Jepang, Inggris, Malaysia serta suratkabar-suratkabar Indonesia, Reid menelusuri akar-akar historis dari abad ke-16 sampai ke-20 sekaligus bagaimana Sumatera menjadi contoh perubahan sosial paling menyeluruh dalam revolusi Indonesia dan dinamisnya Indonesia pada masa perang kemerdekaan Reid mendalami bidang yang kompleks dari periode revolusi sosial di abad ke-20, namun berhasil menggabungkannya ke dalam studi komparatif yang menarik dan berkontribusi besar guna memahami latarbelakang perubahan sosial pada pertengahan abad ke-20 di Indonesia.
Jual Buku Kota Yogyakarta Tempo Doeloe; Sejarah Sosial oleh Abdurrachman Surjomihardjo
Kota Yogyakarta Tempo Doeloe; Sejarah Sosial oleh Abdurrachman Surjomihardjo
harga Rp 50.000
tebal xiii + 278 hal.
penerbit Komunitas Bambu
harga Rp 50.000
tebal xiii + 278 hal.
penerbit Komunitas Bambu
Buku ini memamparkan akar-akar pembentukannya, kehidupan serta proses penyesuaian kelompok penduduk kota kerajaan dengan kolonialisme Belanda yang mulai mencengkram kota itu sejak abad ke-19. Diulas kontak bahkan perbenturan budaya antara kekuatan tradisional dengan kekuatan kolonial yang membawa modernisasi
Jual Buku Hikayat Kadiroen oleh Semaoen
Hikayat Kadiroen oleh Semaoen
harga Rp 49.000
penerbit Sega Arsy
harga Rp 49.000
penerbit Sega Arsy
Sebuah buku yang menceritakan perjalanan hidup seorang Kadiroen yang merupakan lulusan sekolah pamong. Perjalanan kariernya yang pertama dia lalui sebagai mantri polisi. Karena memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus dan prestasi dalam mengungkap kasus kejahatan maka dia di promosikan sebagai wakil wedana. Dari situ kadirun bertemu dengan Ardinah seorang pujaan hatinya. Kisah cintanya dengan ardinah mengisi hampir sebagian besar buku ini. Karena terbelit suatu persoalan maka kisah cintanya dengan ardinah tidak dapat berlanjut. Sampai pada akhirnya waktu Khadirun berhenti menjadi wedana karena ingin terlibat langsung dalam pergerakan dan terjun dalam dunia jurnalistik. Dia bertemu lagi dengan Ardinah atas bantuan dari Sariman seorang jurnalis dari Sinar Rakyat. Sinar Rakyat pada saat itu merupakan agitator dari PKI dan Khadirun memutuskan untuk berhenti menjadi wedana dan bergabung sebagai kepala redaksi dari surat kabar ini. Setelah diperkenalkan oleh Sariman akhirnya mereka berdua hidup bahagia dengan pekerjaan Khadirun sebagai jurnalis.
Label:
Hikayat Kadiroen,
Sega Arsy,
Sejarah,
Semaoen
Jual Buku Kota Gresik 1896-1916; Sejarah Sosial Budaya dan Ekonomi oleh Oemar Zainuddin
Kota Gresik 1896-1916; Sejarah Sosial Budaya dan Ekonomi oleh Oemar Zainuddin
harga Rp 40.000
tebal : 168 hlm
tahun 2010
penerbit Ruas
harga Rp 40.000
tebal : 168 hlm
tahun 2010
penerbit Ruas
Buku ini mengungkapkan sejarah Gresik sebagai kota perdagangan regional dan internasional, serta bagaimana pengusaha Pribumi mengembangkan usahanya di masa pemerintahan kolonial Belanda. Buku ini juga memaparkan secara rinci mengenai data budaya Gresik pada peralihan abad dari abad ke-19 menuju abad ke-20, antara lain mengenai pakaian, makanan, komoditi dagang, arsitektur bangunan dan bahasa serta tulisan. Kekayaan data yang ditampilkan melalui foto, surat-menyurat, iklan, nota dagang, serta dokumen-dokumen lain, menjadi nilai lebih buku ini. Perdagangan yang paling banyak dibahas adalah usaha penyamakan kulit yang dirintis oleh keluarga H. Oemar. Interaksi para pengusaha penyamakan kulit Gresik dengan pihak-pihak luar juga dibahas dalam bab tersendiri, selain bagian lain yang secara komprehensif membahas peran para tokoh usaha penyamakan kulit tersebut dalam upaya pelestarian budaya Gresik.
Jual Buku Sejarah Kitab-Kitab Suci oleh Mukhlisin Purnomo, S.Th.I, M.Pd.l
Sejarah Kitab-Kitab Suci oleh Mukhlisin Purnomo, S.Th.I, M.Pd.l
harga Rp 70.000
penerbit Forum
harga Rp 70.000
penerbit Forum
Secara historis, agama-agama samawi diturunkan kepada umat manusia melalui perantara nabi dan rasul. Mereka adalah manusia-manusia pilihan yang memiliki kekuatan iman yang sangat tangguh. Akan tetapi, para nabi dan rasul itu juga termasuk manusia yang tidak lepas dari sifat fana [tidak abadi]. Dengan demikian, risalah-risalah agama yang diturunkan tersebut akan turut musnah seiring kefanaan para pembawa risalah. Karena itu, dokumentasi risalah-risalah tersebut selalu dibutuhkan untuk tetap melanjutkan ajaran-ajaran agama yang ditinggalkan para pembawa risalah. Dengan dokumentasi risalah tersebut, muncullah wujud antologi wahyu yang berupa kitab suci.
Buku ini menguraikan pokok-pokok sejarah kitab suci yang meliputi:
1. Biografi singkat oenerima risalah wahyu kitab suci
2. Latar belakang diturunkannya kitab suci
3. Pokok-pokok ajaran kitab suci
4. Kodifikasi dan penerjemahan kitab suci.
1. Biografi singkat oenerima risalah wahyu kitab suci
2. Latar belakang diturunkannya kitab suci
3. Pokok-pokok ajaran kitab suci
4. Kodifikasi dan penerjemahan kitab suci.
Label:
Agama,
Forum,
M.Pd.l,
Mukhlisin Purnomo,
S.Th.I,
Sejarah,
Sejarah Kitab-Kitab Suci
Tuesday, July 28, 2015
Jual Buku Peradaban Barat dari Zaman Kuno sampai Zaman Pencerahan oleh Marvin Perry
Peradaban Barat dari Zaman Kuno sampai Zaman Pencerahan oleh Marvin Perry
harga Rp 75.000
Penerbit: Kreasi Wacana
harga Rp 75.000
Penerbit: Kreasi Wacana
Bab 1 membahas mengenai zaman prasejarah, munculnya peradaban, peradaban mesopotamia, peradan mesir dsb, Bab 2 membahas mengenai bangsa ibrani yang membewa pandangan baru atas tuhan dan individu, Bab 3 membahas tentang orang yunani, Bab 4 membahas tentang Roma, dari mulai evolusi konstitusi Roma sampai sejarah agam kristen. bab 6 bicara tentang munculnya eropa, bab 7 membahas tentang mekarnya peradaban zaman pertengahan. bab 8 membahas cara pandang renaisance
Jual Buku 1421 Saat China Menemukan Dunia oleh Gavin Menzies
1421 Saat China Menemukan Dunia oleh Gavin Menzies
Cetakan: I, Ukuran: 15 cm x 23 cm
Harga Rp 75.000
Tebal : 524 hlm
Cetakan: I, Ukuran: 15 cm x 23 cm
Harga Rp 75.000
Tebal : 524 hlm
THE INTERNATIONAL BESTSELLER
Pada 8 Maret 1421, armada laut terbesar yang pernah ada berlayar dari China. Panjang iring-iringannya sekitar lima ratus kaki, di bawah komando laksamana Kaisar Zhu Di. Tugas mereka: berlayar hingga ke ujung dunia.
Pelayaran itu akan berlangsung dua tahun. Dan saat armada laut itu kembali, China memulai pengasingan dirinya yang panjang dari dunia luar yang baru saja ia taklukkan. Armada yang sangat besar itu dibiarkan teronggok. Catatan perjalanan mereka dimusnahkan. Musnah pula pengetahuan tentang China yang telah mengelilingi dunia seabad sebelum Magellan, sampai di Amerika tujuh puluh tahun sebelum Columbus, dan tiba ke Australia tiga ratus lima puluh tahun sebelum Cook.
Sebagai hasil penelitian selama lima puluh tahun, buku ini adalah catatan luar biasa tentang perjalanan hebat Gavin Menzies dan temuan-temuannya. Ia menjadi bukti persuasif untuk memerkuat temuan-temuan tersebut: peta kuno, pengetahuan navigasi, astronomi, catatan penjelajah China yang masih ada dan navigator Eropa. Juga jejak yang ditinggalkan oleh armada tesebut.
Setelah direvisi dan ditambahi bukti-bukti barutermasuk bukti tentang armada China yang terdampar di South Island, Selandia Barubuku 1421 ini menjadi sebuah karya legendaris dan cerdas. Ia melacak sejarah hingga mengubah pemahaman kita tentang penjelajahan dunia. Dengan buku ini, sejarah telah ditulis ulang.
ENDORSEMENT
Menzies telah menghadirkan sesuatu yang sama sekali baru ...Ini adalah pernyataan yang mengejutkan.
Guardian
Tesis yang menarik dan sangat persuasif, disampaikan dengan penuh semangat dan energi.
Evening Standard
TENTANG PENULIS
Gavin Menzies lahir di Inggris dan tinggal di China selama dua tahun sebelum Perang Dunia II. Ia bergabung dengan Angkatan Laut Inggris pada 1953 dan bertugas di divisi kapal selam sejak 1959 hingga 1970. Sejak keluar dari Angkatan Laut, ia sering kembali ke China dan Asia, dan sepanjang masa penelitiannya ia telah mengunjungi 120 negara, lebih dari 900 museum dan perpustakaan, serta setiap kota pelabuhan besar yang ada di akhir Abad Pertengahan. Menzies menikah, memiliki dua anak perempuan, dan tinggal di London Utara.
Gavin Menzies lahir di Inggris dan tinggal di China selama dua tahun sebelum Perang Dunia II. Ia bergabung dengan Angkatan Laut Inggris pada 1953 dan bertugas di divisi kapal selam sejak 1959 hingga 1970. Sejak keluar dari Angkatan Laut, ia sering kembali ke China dan Asia, dan sepanjang masa penelitiannya ia telah mengunjungi 120 negara, lebih dari 900 museum dan perpustakaan, serta setiap kota pelabuhan besar yang ada di akhir Abad Pertengahan. Menzies menikah, memiliki dua anak perempuan, dan tinggal di London Utara.
Jual Buku Diantara para Sahabat (Pak Harto 70 tahun)
Diantara para Sahabat (Pak Harto 70 tahun)
Editor: G. Dwipayana dan Nazaruddin Sjamsudin
harga Rp 300.000
Penerbit: PT. Cipta lamtoro Gung Persada, 1991
Tebal: 979 Halaman (Hard Cover) Dilengkapi Foto-foto
Editor: G. Dwipayana dan Nazaruddin Sjamsudin
harga Rp 300.000
Penerbit: PT. Cipta lamtoro Gung Persada, 1991
Tebal: 979 Halaman (Hard Cover) Dilengkapi Foto-foto
Sebanyak 34 mantan wartawan Istana yang pernah bertugas di Istana Negara pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto menuliskan kisah-kisah mereka dalam buku 34 Wartawan Istana Bicara tentang Pak Harto. Salah satu cerita yang diangkat terjadi menjelang kejatuhan Soeharto pada tahun 1998. Kisah itu ditulis oleh B Wiwoho, wartawan harian Suara Karya.
Pertama, Pak Harto akan mencapai usia 67 tahun pada Pemilu 1988 dan sudah menjadi kepala negara selama 22 tahun, sehingga ia akan sampai pada tahap jenuh dan lelah. Kedua, pemerintahan Soeharto dikhawatirkan akan melemah karena puncak keemasan kepemimpinannya diprediksi hanya berlangsung pada periode Ketiga, bisnis keluarga Soeharto terutama bisnis putra-putranya terus membesar dan menggurita sehingga Soeharto rawan menjadi sumber kecemburuan sosial dan sasaran tembak. Keempat, informasi yang diterima Soeharto dari orang-orang dekatnya dikhawatirkan akan semakin tidak akurat karena sumber dan jaringan informasi milik Pak Harto semakin menyempit akibat kesenjangan generasi.
Intinya, sang Kepala BAKIN Yoga Soegomo menyarankan Soeharto untuk mundur dari jabatan presiden dengan jiwa besar, dan mempersiapkan suksesi kepemimpinan pada Pemilu 1988. Yoga berjanji akan mendukung penuh dan menjamin keamanan siapapun suksesor yang ditunjuk Soeharto.
Namun usul Yoga tersebut tak ditanggapi oleh Soeharto. Dalam perdebatan yang menegangkan, dua pejabat penting negara menolak saran Yoga mentah-mentah, sedangkan Ibu Negara Tien Soeharto yang diam-diam mengamati diskusi sambil melintas di ruang pertemuan, tampak cenderung menyetujui pendapat Yoga. Soeharto sendiri diam seribu bahasa, sehingga akhirnya usul agar Pak Harto lengser keprabon pada tahun 1988 itu kandas.
Sepuluh tahun kemudian, 1998, pemerintahan Soeharto terbukti di ujung tanduk. Sebelas menteri mundur dari kabinet yang baru berumur 70 hari. Mereka menyatakan keberatan mendukung Pak Harto, terlebih desakan mundur dari rakyat menguat dan demonstrasi besar terjadi hampir di seantero nusantara. Surat pengunduran 11 menteri itu diterima Soeharto pada Rabu malam, 20 Mei 1998, di tengah meningkatnya eskalasi gejolak rakyat. Soeharto pun mengambil keputusan.
Ora dadi Presiden yo ra patekan, kata Soeharto. Artinya, tidak jadi Presiden pun tidak rugi apa-apa. Kamis, 21 Mei 1998, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden.
Sang penulis kisah itu, Wiwoho, mengatakan terlepas dari berbagai kelemahan Soeharto sebagai manusia, ia adalah orang besar yang pernah memimpin Indonesia tumbuh menjadi negara yang disegani oleh pemimpin dunia.
Sekuat-kuatnya orang, suatu saat pasti akan lemah juga. Stamina akan turun dan kejenuhan menghampiri, kata Wiwoho. Inilah yang menurutnya kerap dilupakan para penguasa dunia, termasuk Soeharto.
Jual Buku Jejak Langkah Pak Harto; 1 Oktober Maret 1968 oleh team Dokumentasi Presiden RI
Jejak Langkah Pak Harto; 1 Oktober Maret 1968 oleh team Dokumentasi Presiden RI
harga Rp 80.000
Tebal : 317 hlm
Cetakan Tahun 1991
Penerbit Citra Lamtoro Gung Persada
harga Rp 80.000
Tebal : 317 hlm
Cetakan Tahun 1991
Penerbit Citra Lamtoro Gung Persada
Buku ini merupakan jilid pertama dari seri penerbit yang berusaha merangkum peristiwa-peristiwa yang secara langsung atau tidak langsung berkenaan dengan pelopor Orde Baru di Indonesia. ini berfungsi sebagai suatu kronologi tentang meletusnya penghianatan G-30-S/PKI yang kemudian melahirkan Orde Baru itu, sampai tanggal 27 Maret 1968, bertepatan dengan saat pengangkatan Pak Harto menjadi Presiden RI ke-2 oleh Sidang Umum MPRS. Kejadian-kejadian yang ingin digambarkannya ditampilkan melalui pemaparan tentang langkah-langkah yang telah ditempuh oleh Pak Harto selama periode itu. Tak perlu kiranya dipersoalkan bahwa kebijaksanaan-kebijaksanaannya melukiskan aksi dan reaksinya terhadap perkembangan masyarakat, yang dilandasi oleh keinginannya untuk memantapkan Orde Baru itu sendiri. Dengan kandungan yang demikian, buku ini memang dimaksudkan sebagai catatan informatif tentang tingkah laku Orde Baru di bawh pimpinan Pak Harto, baik dalam spek sosial, ekonomi maupun politik.
Monday, July 27, 2015
Jual Buku Sejarah Perjumpaan Islam-Kristen oleh Hugh Goddard
Sejarah Perjumpaan Islam-Kristen oleh Hugh Goddard
Terbit : Januari 2013
Halaman : 404 hlm
Kertas : Bookpaper
Ukuran : 13 x 20,5 cm
harga Rp 60.000
penerbit Serambi
Terbit : Januari 2013
Halaman : 404 hlm
Kertas : Bookpaper
Ukuran : 13 x 20,5 cm
harga Rp 60.000
penerbit Serambi
Buku ini meneliti sejarah hubungan KristenIslam selama berabad-abad sejak kemunculan Islam pada abad ke-6 hingga perjumpaan keduanya di masa-masa modern. Momen-momen perjumpaan yang diungkapkan di dalamnya ditempatkan dalam konteks budaya, sosial, dan politik sehingga aspek-aspek keagamaan hanyalah salah satu aspek yang mewarnai pasang surut perjumpaan ini.Di tengah memanasnya situasi hubungan IslamKristen yang ditandai dengan terjadinya berbagai peristiwa kekerasan, buku ini layak dipertimbangkan untuk mengetahui sejarah perjumpaan kedua komunitas besar ini di masa lalu. Hubungan antara keduanya mengalami pasang-surut: di Abad Pertengahan, ketika Islam muncul sebagai kekuatan dunia yang dominandari sisi kekuasaan, ekonomi, dan ilmu pengetahuandunia Kristen menanggapinya dengan sikap dan pandangan yang beragam. Sebaliknya, sejak masa pencerahan dan memuncak pada periode imperialisme Eropa, ketika dunia Kristen Barat menjadi kekuatan besar dunia, Islam meresponsnya dengan sikap yang berbeda-beda. Keragaman sikap dan pandangan itu dipengaruhi oleh situasi sosial, politik, ekonomi, dan budaya masing-masing.Ditopang pengetahuannya yang luas di bidang sejarah agama, Hugh Goddard berhasil menyingkapkan berbagai motif dan penyebab munculnya berbagai reaksi dari kedua belah pihak terhadap pihak lain. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai hubungan KristenIslam di masa silam, kedua pihak bisa meningkatkan sikap saling memahami pada masa sekarang dan menjalin kerja sama positif di masa depan, bukan malah memicu konflik yang lebih besar. Hugh Goddard adalah dosen senior Teologi Islam di University of Notthingham dan penulis Christians and Muslims: From Double Standards to Mutual Understanding (1995) dan Muslim Perceptions
Sunday, July 26, 2015
Jual Buku Terbunuhnya Udin oleh Boaventura dan Heru Hendratmoko
Terbunuhnya Udin oleh Boaventura dan Heru Hendratmoko
harga Rp 50.000
Kata Pengantar Arief Budiman
Cetakan tahun 1997
Tebal xiv + 186 hlm
Penerbit Aliansi Jurnalis Independen Institut Studi Arus Informasi
harga Rp 50.000
Kata Pengantar Arief Budiman
Cetakan tahun 1997
Tebal xiv + 186 hlm
Penerbit Aliansi Jurnalis Independen Institut Studi Arus Informasi
Kasus ini dianggap oleh banyak orang bukan sekadar sebagai pembunuhan wartawan saja, tapi juga sebagai usaha menutupi kebenaran. Kasus Udin segera menjadi bagian dari gerakan demokratisasi dari kaum inteligensia Indonesia. Tulis Arief Budiman dalam kata pengantar
Jual Buku Lakon Politik "Che Guevara Melayu" Dokumentasi Teror PKI oleh Ridwan Saidi
Lakon Politik "Che Guevara Melayu" Dokumentasi Teror PKI oleh Ridwan Saidi
harga Rp 50.000
Tebal ix + 108 hlm
Cetakan tahun 2006
Penerbit Institut for Policy Studies
harga Rp 50.000
Tebal ix + 108 hlm
Cetakan tahun 2006
Penerbit Institut for Policy Studies
Romansa gelap Bung Karno dengan PKI yang dijalinnya sejak pertemuan Istana Negara tahun 1952, ternyata begitu banyak menelan korban. Dalam drama Shakespeare yang terkenal Romeo dan Juliet tak ada korban lain kecuali pasangan remaja itu saja. Mereka berdua mati. Tetapi yang jadi korban perselingkuhan politik Bung Karno dan PKI bukan pasangan itu saja. Menjadi pertanyaan mengapa Bung Karno menjalin asmara busuk dengan PKI dengan resiko begitu besar, termasuk bagi dirinya sendiri yang tercampak dari kekuasaan.
Pada 1 Oktober 1965 itu Bung Karno bagaikan striker dalam permainan sepakbola yang kehilangan bola dari kakinya. Ia digiring kesana kemari dalam rangka penyelamatan dirinya. Permainan kekuasaan yang digelindingkannya sejak 1952 menggulung dirinya sendiri.Bung Karno bagai tukang pancing yang dilarikan ikan.
Tanggal 2 Oktober 1965 pukul 00:45 D.N. Aidit melarikan diri dari Jakarta ke Yogya dengan menggunakan pesawat terbang dari Halim. Peklarian Aidit membawa kita pada kesimpulan bahwa situasi Jakarta sepenuhnya sudah dikendalikan KOSTRAD dan RPKAD. Dengan demikian gerakan G30S/PKI berhasil dipatahkan.
Dapat dipastikan Aidit menerima informasi tentang ini. Jakarta sudah tidak aman lagi baginya dan tiba-tiba ia merasakan dirinya bagaikan " CHE GUEVARA MELAYU "
Subscribe to:
Posts (Atom)


















