Showing posts with label Filsafat. Show all posts
Showing posts with label Filsafat. Show all posts

Monday, September 7, 2015

Jual Buku Markesot Bertutur Lagi oleh Emha Ainun Najib

Markesot Bertutur Lagi oleh Emha Ainun Najib 
harga Rp 55.000
tebal 344 hlm
tahun 2015
penerbit Mizan Pustaka

Buku ini (Markesot Bertutur lagi) mampu mengharu-biru perasaan pembacanya

dengan humor, keseriusan, sikap kritis, kepolosan, kesedihan, dan kekaguman.”
—Kompas


Buku yang berada di tangan pembaca ini merupakan kelanjutan petualangan Markesot dalam mengarungi samudra permasalahan kita. Dibandingkan dengan “buku pertama”-nya, “buku kedua”-nya ini lebih seru dan lebih mengajak kita untuk merenungi hakikat kehidupan—tanpa menghilangkan sama sekali nuansa guyonan (canda) yang memang telah menjadi ciri khasnya. “Pada hakikatnya, Markesot ‘hanyalah’ sebuah cara (untuk tetap) bertahan menjadi manusia,” ujar Emha Ainun Nadjib dalam mengantarkan buku ini.

Jual Buku Markesot Bertutur oleh Emha Ainun Najib

Markesot Bertutur oleh Emha Ainun Najib 
harga Rp 75.000
tebal 472 hlm
tahun 2015
penerbit Mizan Pustaka

Markesot adalah sosok lugu nan cerdas, mbeling, terkadang misterius. Dalam kesehariannya dengan sahabat-sahabatnya, Markembloh, Markasan, Markemon, dan lain-lain yang tergabung dalam Konsorsium Para Mbambung (KPMb), Markesot memperbincangkan seabrek problem masyarakat kita. Dari konflik politik internasional sampai soal celana. Dari tasawuf hingga filosofi urap. Dalam gaya bertutur khas Jawa Timuran yang penuh canda dan sindiran, Markesot mengajak kita meneropong kehidupan secara arif dan menemukan hakikat di balik nilai-nilai semu yang merajalela.

Markesot Bertutur adalah salah satu karya emas dalam perjalanan kepengarangan Emha Ainun Nadjib. Setelah lama “absen”, buku ini hadir kembali menyapa pembaca. Dan terbukti, apa yang diperbincangkannya masih terus relevan dengan kondisi Indonesia. 

“Markesot Bertutur menggugat kemapanan berbagai hal, yang selama ini jarang disadari bahwa di baliknya terdapat persoalan-persoalan yang prinsipiel.”
—Republika 

“Gaya penulisan Emha di sini mengajak orang telaten mencari ‘mutiara’ yang dia sampaikan dengan aneka bungkus.”
—Mohamad Sobary, budayawan, Peneliti LIPI

Jual Buku Dunia Sophie : Sebuah Novel Filsafat oleh Jostein Gaarder

Dunia Sophie : Sebuah Novel Filsafat oleh Jostein Gaarder
harga Rp 99.000
tebal 800 hlm
tahun 2004
penerbit Mizan Pustaka

Mizan Gold Edition adalah spesial dari karya-karya terbaik penulis dunia. Hadir dalam kualitas teks prima serta kemasan dan bahan eksklusif, seri ini layak menjadi koleksi para pencinta sejati buku. Sophie, seorang pelajar sekolah menengah berusia empat belas tahu. 

Suatu hari sepulang sekolah, dia mendapat sebuah surat misterius yang hanya berisikan satu pertanyaan: “Siapa kamu?” Belum habis keheranannya, pada hari yang sama dia mendapat surat lain yang bertanya: “Dari manakah datangnya dunia?” Seakan tersentak dari rutinitas hidup sehari-hari, surat-surat itu mempuat Sophie mulai mempertanyakan soal-soal mendasar yang tak pernah dipikirkannya selama ini. Dia mulai belajar filsafat. 

“Anda sudah lama ingin tahu apa filsafat, tetapi selalu tidak sempat, terlalu kabur, terlalu abstrak, terlalu susah, terlalu bertele-tele? Bacalah buku manis ini di mana Sophie, anak putri 14 tahun, menjadi terpesona karenanya.” —Prof. Franz Magnis-Suseno 

“Kata banyak orang, filsafat itu sulit. Siapa bilang? Bacalah buku Dunia Sophie ini, dan Anda akan tahu, filsafat itu amat mudah dipahami. Makin Anda membaca buku ini, makin Anda ketagihan untuk berfilsafat. Anda tak perlu lagi mengerutkan dahi karena filsafat ternyata juga bisa dinikmati sebagai novel yang enak dibaca.” —Dr. Sindhunata

“Menikmati filsafat seasyik membaca cerita detektif, itulah yang ditawarkan Gaarder dalam buku ini. Sejarah filsafat selama dua setengah milenium menjadi bahan perbincangan dengan seorang anak. Saat Anda menemukan pelakunya bersama anak ini, Anda sudah banyak mencicipi filsafat.” —Dr. F. Budi Hardiman, Penulis buku Filsafat Modern

“Novel ini berkisah tentang pergulatan para filsuf dalam bertanya, berdebat, dan merenung pelbagai jawaban kehidupan. Cara berkisah novel ini sungguh memikat dan pasti membuat pembaca awam semakin ‘kepincut’ untuk membacanya tanpa jeda.”—Donny Gahral Adian, M.Hum., Ketua Jurusan Filsafat Universitas Indonesia 

"Dunia Sophie adalah pengantar ke dunia filsafat yang paling menarik karena disajikan dalam bentuk cerita setengah detektif. Seru, tegang, mendebarkan, namun mencerahkan! Jangan lewatkan buku ini!” —Jansen H. Sinamo, Guru Etos Indonesia 

“Pengungkapan alur pikir filsafat menggunakan bahasa sederhana sehingga mudah untuk dipahami masyarakat awam filsafat. Uraian filsafat dalam buku ini tidak menghilangkan substansi pendapat masing-masing filsuf.” —Dr. Abbas Hamami Mintaredja, Dekan Fakultas Filsafat UGM 

”Pertama-tama, bayangkan sebuah buku pengantar filsafat untuk pemula, ditulis oleh seorang guru SMA. Kemudian bayangkan sebuah novel fantasi—semacam versi modern Through the Looking Glass. Padukan dua genre yang sangat berbeda ini, dan apa yang Anda peroleh? Ternyata sebuah best-seller internasional.” —Time 

”Cerita yang sangat menghibur dan imajinatif, membungkus sebuah pesan filosofis yang menantang pikiran.” —Daily Mail

“Luar biasa … Jostein Gaarder berhasil meringkas 3.000 tahun sejarah pemikiran; menyederhanakan argument-argumen yang sangat rumie tanpa merusaknya. Benar-benar prestasi hebat!” —The Sunday Times 

“Mengagumkan. Sebuah novel misteri yang cerdas dan menggemaskan, yang kebetulan juga merupakan sebuah sejarah filsafat. —The Washington Post Book World 

"Dunia Sophie benar-benar menyenangkan. Andai saja ada buku semacam ini ketika saya belajar filsafat di perguruan tinggi!” —Madeleine L’Engle, penulis Wringkle in Time

Tuesday, August 25, 2015

Jual Buku Filsafat Hukum Perspektif Historis oleh Carl Joachim Friedrich

Filsafat Hukum Perspektif Historis oleh Carl Joachim Friedrich
Harga Rp 56.500
tebal xii+365 hlm
Penerbit Nusa Media

Buku ini merupakan usaha Carl Joachim Friedrich untuk menghadirkan kajian tentang filsafat hokum dalam perspektif historisnya. Usaha semacam ini mengharuskan sang penulis untuk melakukan pemilihan secara cermat terhadap bertumpuk-tumpuk materi dan pendapat yang telah ada. Dalam usahanya ini Joachim menggunakan alat pengukur yang relative obyektif, sehingga tema-tema yang disajikan merupakan pokok bahasan yang sangat penting dalam ranah filsafat hokum. 

Buku langka ini dibagi menjadi dua bagian ; 

Bagian Pertama, Perkembangan Sejarah, membahas asal usul, perkembangan dan pasang surutnya filsafat hukum. Keseluruhan bab ( semuanya 19 bab ) dalam bagian ini berusaha mengelaborasi hokum dalam pandangan madzab-madzab besar filsafat dan para filsuf terkemuka. Aliran-aliran besar yang pandangannya tentang hokum dibahas dalam buku ini meliputi : Stoicisme, Relativisme, Formalisme, Skeptisisme dan juga Perjanjian Lama. Sedangkan filsuf-filsuf yang memikirkannya dikaji adalah : Plato, Aristoteles, St.Agustine, Thomas Aquinas, Bodin, Althusius, Grotius, Thomas Smith, Richard Hoocker, James I, Edward Coke, F Bacon, Hobbes, Locke, Montesquieu, Spinoza, Wolf, Rousseau, Kant, Hegel, Marx, Engels, Ihering dan Stammler. 

Bagian Kedua, Analisis Sistematis ( terdiri dari 5 bab ) menghadirkan beberapa topic mendasar di bidang filsafat hokum: Keadilan, Kesetaraan, dan Orang Awam; Hukum Kekuasaan dan Legitimasi; Hukum dan Ketertiban; Hukum Konstitusi sebagai Dasar Sistem Hukum; Kedamaian dan Komunitas Hukum Dunia. Disertai juga dua lampiran penting : (1) Hukum dan Sejarah; (2) Komentar tentang Pandangan Leewelyn mengenai Hukum, Perilaku Pejabat, dan Ilmu Politik. 

Buku Filsafat Hukum Perspektif Historis wajib dibaca oleh mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Filsafat. Karena sifatnya yang elementer dan bahasanya mudah dicerna, buku ini juga dapat dipelajari oleh siapapun yang tertarik dengan wacana ini.

Friday, August 21, 2015

Jual Buku The Tao of Philosophy [Tao Filsafat] oleh Alan Watts

The Tao of Philosophy [Tao Filsafat] oleh Alan Watts
harga Rp 35.000
Tebal : xv + 106; 14 x 21 cm
Cetakan Pertama, September 2003
Penerbit Jendela

Siapakah aku? Mengapa aku disini? Apakah hakikat dunia di sekitarku? Alan Watts berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan fundamental ini dari perspektif Taoisme, dengan belajar untuk tak hanya mencermati mangkuk, tetapi juga ruang kosong dalam mangkuk itu. Dengan gaya penulisan yang membumi dan otentik, ia mengungkapkan pertautan langsung antara kita dengan alam dan mengingatkan bahwa kita dilahirkan di dunia tidak seperti tumbuh darinya.

Monday, August 17, 2015

Jual Buku Being Good Pengantar Etika Praktis oleh Simon Blackburn

Being Good Pengantar Etika Praktis oleh Simon Blackburn
harga Rp 45.000
Penerbit : Jendela

Buku ini ditulis berangkat dari kegundaha, bahwa kebanyakan buku pengantar etika gagal menjawab kegelisahan menusia akan persoalan etika. Apa yang merisaukan manusia, menurut Simon Blackburn adalah ketakutan bahwa klaim-klaim etika hanyalah kepalsuan. Ketakutan tersebut dapat berupa relativisme, skeptisisme dan nihilisme. Buku Spesial ini ditulis dengan mendalami ketakutan-ketakutan tersebut. Dan karena banyak menjawab pertanyaan-pertanyaan abadi perihal etika, banyak kalangan menilai bahwa buku ini merupakan pedoman terbaik.

Thursday, August 6, 2015

Jual Buku Filsafat Seni oleh Jakob Sumardjo

Filsafat Seni oleh Jakob Sumardjo
Penerbit ITB
harga Rp 80.000
Tebal Buku : 372 halaman
 
Sebenarnya hanya ada tiga pokok persoalan filsafat seni, yakni seniman sebagai penghasil seni, karya seni atau benda seni itu sendiri, dan kaum penerima seni. Namun, akhirnya berkembang pokok-pokok baru, yakni dari benda seni muncul pokok soal nilai seni dan pengalaman seni, sedangkan dari masalah seniman dan penerima seni akan muncul pokok konteks budaya seni. Dengan demikian, terdapat enam pembahasan pokok yaitu:
 
1. Pencipta Seni
Persoalan seniman dalam seni menyangkut masalah kreativitas dan ekspresi. Seni adalah sebuah media yang biasa digunakan manusia untuk mengekspresikan sesuatu. Di dalam penggunaanya sedikit banyak menggunakan perasaan yang akan berpengaruh terhadap suatu pencapaian atau hasil karya seseorang. Dalam seni pula, perasaan harus dikuasai lebih dahulu, diatur dan dikelola sedemikian rupa untuk selanjutnya direpresentasikan menjadi sesuatu. Dipersoalkan apakah seni seorang seniman itu harus dinilai dari moralitas senimannya? Apakah karya seni yang dikagumi itu menjadi berkurang nilainya ketika kita tahu bahwa kehidupan moral sang seniman itu payah. Atau sebaliknya, sebuah karya seni yang kurang bermutu menjadi bermutu ketika kita mengetahui senimannya memiliki integritas moral yang hebat. karya seni yang utuh memang diciptakan oleh seniman. Apakah si “karya” harus menanggung beban moral yang dilakukan oleh sang seniman? Atau terus berkiprah tanpa memandang status hukum yang sedang dijalani penciptanya. Dipandang dari sudut ini, tidaklah relevan untuk menghubung-hubungkan sifat seorang seniman yang jahat dengan karya seninya, dengan mengatakan bahwa karya seninya itu tidak ada nilainya. Modal seniman yang utama adalah keotentikannya, baik seniman besar ataupun kecil.
 
2. Benda Seni
Seni bukanlah benda, melainkan nilai yang dilihat oleh penikmat seni yang terkandung dalam benda tersebut. Nilai itu sifatnya abstrak, hanya ada dalam jiwa perorangan. Nilai itulah yang akhirnya berkembang menjadi sebuah kebenaran yang normatif sesuai dengan masyarakatnya. Benda seni dapat dilihat secara visual dan audio namun tak dapat dicium, inilah kegunaannya dalam mengawetkan perwujudan bentuk nilai. Setiap bahan seni memiliki aspek mediumnya sendiri. Dalam seni sastra, bahannya memang bahasa yang berpokok pada kata. Jadi, bahan seni hanya sekedar alat atau instrumen seniman untuk mewujudkan gagasan seninya agar dapat didindera oleh orang lain.
 
3. Nilai Seni
Seni memang menyangkut nilai, dan yang dissebut seni memang nilai, bukan bendanya. Nilai adalah sesuatu yang selalu bersifat subjektif, tergantung pada manusia yang menilainya. Oleh karena subjektiflah, maka setiap daerah memiliki nilai-nilainya sendiri yang disebut seni. Namun pada dasarnya setiap nilai seni dari konteks manapun memiliki nilai yang tetap. Terdapat 2 komponen yaitu seni dan keindahan. Keduanya saling berkaitan atau saling menunggangi dalam arti denitatif maupun konotatif. Setiap karya seni mengandung keindahan. Dan keindahan tidak selalu harus senada dengan keindahan secara kasat mata saja.
 
4. Pengalaman Seni
Pengalaman seni adalah pengalaman yang dialami oleh penikmat seni atau penanggap seni. Seperti pengalaman sehari-hari, maka pengalaman seni juga merupakan suatu pengalaman utuh yang melibatkan perasaan, pikiran, penderitaan, dan berbagai intuisi manusia. Hanya saja pengalaman seni berlangsung dalam kualitas pengalaman tertentu yang kadang-kadang tidak sama dengan pengalaman sehari-hari.
 
5. Publik Seni
komunikasi seni akan terjadi secara alami, seiring dengan berjalannya waktu dan proses pendewasaan dalam memahami seni tersebut. Di Indonesia masih sedikit sekali peran seorang tokoh yang secara khusus ‘mengkritik’ seni. Banyak yang menulis masalah kritik seni, tetapi sedikit yang diakui sebagai kritikus seni. Pada akhirnya semua akan kembali kepada masalah peran. Seniman dan kritikus tidak dapat dibentuk, dilatih, dan dididik agar diakui statusnya sebagai seniman dan kritikus. Namun peranlah yang utama, yaitu peran yang menghasilkan karya-karya seni dan karya-karya kritik yang berkualitas seperti kualitas yang diharapkan oleh masyarakatnya.
 
6. Konteks Seni
Setiap karya seni, sedikit banyak mencerminkan setting masyarakat tempat seni itu diciptakan. Secara tidak langsung, seorang seniman yang hidup dalam suatu masyarakat tertentu akan dididik oleh keadaan atau iklim seni di daerah tersebut. Seniman memahami dan menguasai nilai seni dan nilai-nilai lain dalam masyarakat. Pendidikan seni yang didapat langsung dari masyarakat itulah yang mempengaruhi proses penciptaan karya seninya. Sebelum menjadi seorang seniman, seniman adalah bagian dari masyarakat. Melaui proses alamiah tadi seorang masyarakat belajar dan mengembangkan kemampuan berkeseniannya sehingga kemampuannya diketahui, dihargai, dan pada akhirnya mendapat pengakuan dari masyarakat itu sendiri. Dalam konteks lain, seni dapat membentuk manusia dan masyarakat dengan cara yang berbeda, yakni dengan cara ilmu dan teknologi. Ilmu yang membuat manusia berfikir lebih baik dan belajar untuk menemukan sesuatu dan mewujudkannya menjadi sebuah karya atau benda seni yang bernilai.
 
Intinya, dalam kehidupan bermasyarakat, seni selalu dikaitkan dengan masalah moral. Ada pandangan bahwa seni harus bersendi kepada moral, sementara pandangan lain berpendapat bahwa seni dan moral adalah dua tugas yang berbeda, sehingga seni tak harus dinilai berdasarkan asas moral. Seni mengabdi kepada keindahan, sedangkan moral pada kebaikan. Seni yang sejati sudah barang tentu bermoral, moralnya adalah keindahan itu sendiri, sebab keindahan adalah kebaikan dan kebenaran.

Rizki Fitriyan Hariyadi adalah Anggota UKM Kesenian Unviversitas Jember angkatan 18. Bidang Karawitan. Kuliah di Fakultas Pertanian.

Wednesday, August 5, 2015

Jual Buku Diskursus dan Metode oleh Rene Descartes

Diskursus dan Metode oleh Rene Descartes 
harga Rp 30.000
penerbit Irchisod
 
Cogito ergo sumAku berpikir, karena itu aku ada.

Itulah kata-kata yang sangat populer dari Rene Descartes, filsuf dan matematikawan Prancis yang kadang disebut sebagai Bapak Filsafat Modern dan Bapak Matematika Modern.

Descartes adalah salah satu  pemikir paling penting dan berpengaruh dalam sejarah barat modern.  Pemikirannya yang sangat revolusioner telah membuat sebuah revolusi  falsafi di Eropa pada abad ke-17 dan 18.Ingin tahu apa saja  pemikiran Descartes yang begitu revolusioner pada masanya itu dan yang  sampai kini masih dipegang sebagai sebuah ajaran, petuah, yang sekian lama dianggap hampir sebagai kebenaran tunggalbahwa hidup yang benar adalah yang didasarkan pada kaidah-kaidah pengetahuan?
 
Buku inilah jawabannya. Melalui pemikiran-pemikirannya yang tertuang dalam buku ini, Descartes menawari Anda menjadi le maitres et possesseurs de la nature, pangeran yang gilang-gemilang dengan cahaya ilmu dan menjadi penguasa dunia. Dalam buku ini, Anda akan menemukan diskursus tentang metode untuk mengarahkan penalaran dengan baik dan mencari kebenaran dalam ilmu-ilmu pengetahuan, termasuk mencari bukti-bukti keberadaan Tuhan.
 
Buku spektakuler yang layak Anda baca!
 
Pembahasan perihal Ilmu Pengetahuan  Kaidah-Kaidah Pokok perihal Metode  Beberapa Kaidah Moral yang Didasarkan atas Metode Kesangsian Bukti-Bukti Keberadaan Tuhan dan Jiwa Manusia atau Asas-Asas Metafisika Urutan Pembahasan Masalah-Masalah Fisika Hal-Hal yang Merupakan Prasyarat dalam Penelitian Alam

Saturday, August 1, 2015

Jual Buku Wacana Spiritualitas Timur dan Barat oleh Ruslani [ed]

Wacana Spiritualitas Timur dan Barat oleh Ruslani [ed]
harga Rp 40.000
tebal xix + 178 hlm
cetakan tahun 2000
penerbit Qalam

Daftar Isi :
1. Spiritualitas Islam
2. Spiritualitas dalam Tradisi Katolik Barat
3. Spiritualitas Protestan
4. Spiritualitas Maronit
5. Spiritualitas Yahudi
6. Agama Eternal; Spiritualita dalam Hinduisme
7. Budhisme dan Spiritualitas Katolik
8. Spiritualitas Tanpa Agama
9. Tentang Para Penulis
10. Indeks

Buku ini menyediakan wawasab dan wacana baru mengenai dunia spiritualitas baik dari tradisi timur maupun barat. Dengan gaya yang khas dari masing-masing penulisnya, setiap tulisan dalam buku ini menampilkan sisi-sisi spiritualitas yang mungkin belum pernah kita bayangkan sebelumnya dari setiap tradisi. Membaca buku ini, layaknya kita melakukan "pengembaraan spiritual" bagi kehidupan kita: makna dari kita sebagai manusia.

Thursday, July 30, 2015

Jual Buku Diskursus dan Metode oleh Rene Descartes

Diskursus dan Metode oleh Rene Descartes 
harga Rp 30.000
penerbit Irchisod
 
Cogito ergo sumAku berpikir, karena itu aku ada.

Itulah kata-kata yang sangat populer dari Rene Descartes, filsuf dan matematikawan Prancis yang kadang disebut sebagai Bapak Filsafat Modern dan Bapak Matematika Modern.

Descartes adalah salah satu  pemikir paling penting dan berpengaruh dalam sejarah barat modern.  Pemikirannya yang sangat revolusioner telah membuat sebuah revolusi  falsafi di Eropa pada abad ke-17 dan 18.Ingin tahu apa saja  pemikiran Descartes yang begitu revolusioner pada masanya itu dan yang  sampai kini masih dipegang sebagai sebuah ajaran, petuah, yang sekian lama dianggap hampir sebagai kebenaran tunggalbahwa hidup yang benar adalah yang didasarkan pada kaidah-kaidah pengetahuan?
 
Buku inilah jawabannya. Melalui pemikiran-pemikirannya yang tertuang dalam buku ini, Descartes menawari Anda menjadi le maitres et possesseurs de la nature, pangeran yang gilang-gemilang dengan cahaya ilmu dan menjadi penguasa dunia. Dalam buku ini, Anda akan menemukan diskursus tentang metode untuk mengarahkan penalaran dengan baik dan mencari kebenaran dalam ilmu-ilmu pengetahuan, termasuk mencari bukti-bukti keberadaan Tuhan.
 
Buku spektakuler yang layak Anda baca!
Pembahasan perihal Ilmu Pengetahuan  Kaidah-Kaidah Pokok perihal Metode  Beberapa Kaidah Moral yang Didasarkan atas Metode Kesangsian Bukti-Bukti Keberadaan Tuhan dan Jiwa Manusia atau Asas-Asas Metafisika Urutan Pembahasan Masalah-Masalah Fisika Hal-Hal yang Merupakan Prasyarat dalam Penelitian Alam

Tuesday, July 28, 2015

Jual Buku Pengantar Filsafat Barat oleh Fuad Hassan

Pengantar Filsafat Barat oleh Fuad Hassan
Penerbit : Pustaka Jaya
Harga Rp 45rb jadi Rp 40.5rb
tebal 143 hlm

Filsafat adalah induk yang melahirkan berbagai cara pandang tentang manusia dan kemanusiaan sebagai manifestasi kehidupan yang bermatra kebudayaan dan peradaban. Manusia tidak membiarkan dirinya sekadar hanyut dalam arus peristiwa atau dibekukan oleh kenyataan. Bagi manusia, setiap kenyataan yang dihadapinya sekaligus berarti kemungkinan.
 
Dengan penghayatan bahwa dunianya senantiasa menganga dan mengimbaunya untuk menemukan berbagai kemungkinan, maka manusia tidak putus-putusnya cenderung menjelajahi dunianya, termasuk penjelajahan yang nyaris tanpa batas dalam alam cita dan citra (a world of ideas and images), sehingga kehidupannya berciri nomadik.
(FUAD HASSAN)

Buku Pengantar Filsafat Barat, karya Fuad Hassan ini, diterbitkan oleh Pustaka Jaya, pada bulan Maret tahun 2005, di Jakarta, dan merupakan cetakan ketiga. Sedangkan cetakan pertamanya diterbitkan tahun 1996, lalu cetakan keduanya di bulan Maret 2001, masih oleh penerbit yang sama.
Dalam perspektif penulisnya, kehadiran buku ini lebih dimaksudkan semacam: Pembangkit perhatian terhadap filsafat sebagai suatu kesibukan manusia selama berabad-abad dan memberi corak khas pada cara pandang manusia terhadap alam sebagai makrokosmos dan dirinya sendiri sebagai mikrokosmos, dan selanjutnya berpengaruh  atas perkembangan berbagai disiplin ilmu.
 
Almarhum Fuad Hassan bisa dikatakan sebagai individu genial yang dikaruniai beragam talenta. Ia tidak saja dikenal sebagai salah seorang begawan Psikologi Sosial, tetapi aktivitasnya merentang luas ke dalam relung-renung dunia diplomasi, pendidikan, budaya, juga strategi. Di samping aktivitas utamanya selaku gurubesar  Fakultas Psikologi UI, ia pernah pula menjadi dutabesar RI untuk Mesir merangkap Sudan, Somalia, dan Djibouti, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Luar Neger RI, Anggota MPR-RI, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anggota DPA-RI, Anggota Dewan Gubernur Asia-Europe Foundation (ASEF) mewakili Indonesia, Ketua Komisi Kebudayaan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI).
 
Bagi Fuad Hassan, buku ini ditulisnya sebatas pengantar bagi para pembacanya untuk perkenalan awal berjumpa filsafat tanpa perlu merasa ada beban berat yang disandang, suatu perjumpaan yang moga-moga menstimulan gairah untuk berkelanjutan mendalaminya demi memperluas horizon berfikir kita, tanpa berpretensi menjadi sang filsuf instan usai rampung membacanya!
 
Daftar Isi :
1. Prakata
2. Pengantar
3. Masa Pra-Sokrates
4. Sokrates
5. Palto
6. Aristoteles
7. Abad Pertengahan
8. Renaissance
9. Menjelang Akhir Abad ke-20
10. Filsafat antropologi
11. Eksistensialisme
12. Lampiran 1
13. Lampiran 2

Monday, July 27, 2015

Jual Buku Relativitas Kebenaran Agama; Kritik dan Dialog oleh Dr. Aliya Harb

Relativitas Kebenaran Agama; Kritik dan Dialog oleh Dr. Aliya Harb
harga Rp 60.000
Tebal 390 halaman
cetakan tahun 2001 penerbit Irchisod
 
Kebenaran agama tidak pernah berada dalam bentuk yang tetap. Kebenaran, sebagaimana hal-hal lain, terwujud dalam kesementaraan dan partikulasi rasionalitas manusia. Kebenaran adalah minimalisasi "Yang benar", yang bersifat universal, bukan milik kelompok tertentu, lantaran tidak pernah ada monopoli kebenaran tanpa yang lainnya, sebagaimana tidak mungkin sebuah school of thought mengklaim dirinya sebagai satu-satunya pembentuk ilmu pengetahuan. Kebenaran selalu berada dalam ungkapan, "Tidak ada sesuatu pun yang dapat dibenarkan atau disalahkan!".
 
Buku ini juga membedah wacana liberalisme, demokrasi, kritisisme, dialogisme, Westenisasi, dan sikoanalisa Sigmund Freud dalam kaitannya dengan normativitas al-Qur'an. Sebuah kajian luas filsafat kritis bernuansa postmodernis yang merefleksikan kembali akar-akar keagamaan dalam bingkai kemanusiaan yang sangat pekat.

Thursday, July 23, 2015

Jual Buku Filsafat Etika; Tanggapan Kaum Rasionalis dan Intuisionalis Islam oleh Dr. Ahmad Mahmud Shubhi

Filsafat Etika; Tanggapan Kaum Rasionalis dan Intuisionalis Islam oleh Dr. Ahmad Mahmud Shubhi
Judul Asli : Al-Falsafah al-Akhlaqiyyah fi al-Fikr al-Islami: al-'Aqliyyun wa al-Dzauqiyyun aw al-Nadzar wa al-'Amal
harga Rp 75.000
tebal 328 hlm
cetakan Maret 2001
penerbit Serambi Ilmu Semesta
 
Pernyataan Nabi Muhammad, "Aku diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak," membuktikan pentingnya posisi etika dalam Islam. Fazlur Rahman, cendekiawan muslim terkenal asal Pakistan, sampai mengatakan bahwa Islam pada dasarnya adalah agama moral [akhlak] sebelum menjadi agama hukum [fikih] dan lainnya.
 
Sayangnya, pentingnya posisi etika dalam Islam itu tak diiringi oleh perhatian para ulama dan intelektual muslim. Bidang ini hampir tak tersentuh wacana-wacana keilmuwan Islam, baik filsafat, ilmu kalam, maupun fikih. Filsafat Islam, kendati sangat terpengaruh oleh tradisi pemikiran Yunani yang kaya dengan pemikiran etika, tak banyak membahas persoalan-persoalan etika. Kecuali Ibn Miskawayh, nama-nama besar lainnya dalam dunia filsafat Islam dianggap tak cukup peduli dengan isu-isu penting etika. Ilmu kalam dan fikih juga demikian. Kedua disiplin ini dipandang terlalu sibuk dengan persoalan-persoalan legal-formal, baik yang menyangkut dengan Tuhan [teologi] maupun manusia [fikih].
 
Miskinnya pembahasan etika dalam tradisi keilmuwan Islam itu menggelitik Dr. ahmad Mahmud Shubhi, penulis buku ini, untuk mencari jawabannya. Menurut Guru Besar Filsafat pada Universitas Alexandria, Mesir, ini tradisi intelektual Islam sebenarnya memiliki dua mazhab besar etika; mazhab rasionalis ['aqliyyun] yang diwakili oleh kaum Mu'tazilah dan mazhab intuisionalis [dzauqiyyun] yang diwakili oleh para sufi. Dalam buku ini, Dr. Shubhi berusaha membuktikan bahwa dua mazhab tersebut, kendati berada di luar mainstream filsafat, telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan kajian etika dalam Islam. "Merekalah representasi utuh dan genuine bagi filsafat etika dalam Islam," tulisnya.

Jual Buku Filsafat yang Meng-Hibur; Penjelajahan Memasuki Ide-Ide Besar oleh Hector Hawton

Filsafat yang Meng-Hibur; Penjelajahan Memasuki Ide-Ide Besar oleh Hector Hawton
harga Rp 50.000
Tebal : ix + 267 hlm
Cetakan tahun 2003
Penerbit  Ikon Teralitera
 
Bagi kebanyakan orang, sekalipun telah menempuh studi tingkat menengah ataupun perguruan tinggi, mungkin filsafat sungguh sulit untuk dipahami atau bahkan, sangat membingungkan. Lantas, karenanya, seperti saat ini, kita memerlukan sebuah sajian persoalan-persoalan dasar filsafat secara terbuka, mampu menjelaskan sekaligus mencerahkan kita  kaum awam.

Wednesday, July 22, 2015

Jual Buku Peter L Berger: Perspektif Metateori Pemikiran oleh Geger Riyanto

Peter L Berger: Perspektif Metateori Pemikiran oleh Geger Riyanto
penerbit LP3ES, 2009
tebal 254 hlm
harga Rp 65.000
 
Buku "Peter L Berger: Perspektif Metateori Pemikiran" ini langka, karena menjelaskan betapa penting dan relevannya berusaha memahami analisa metateori dari pemikiran sosialogis. Sebuah usaha yang merupakan perintisan akan akan signifikansi teori dan konsep sebagai kerangka acuan berfikir. Selamat pada saudara Geger akan usah yang patut dihargai.
 -- (Francisia SSE Seda, staf pengajar Departemen Sosiologi Universitas Indonesia)

Jual Buku Filsafat untuk Semua; Pengantar Mudah Menuju Dunia Filsafat oleh Ekky al-Malaky

Filsafat untuk Semua; Pengantar Mudah Menuju Dunia Filsafat oleh Ekky al-Malaky
tebal 136 hlm
cetakan tahun 2001
harga Rp 30.000
penerbit Lentera
 
Buku ini adalah "for beginner". Dengan kasus-kasus yang tidak jauh dari keseharian kita, buku ini menyajikan secara ringan semangat berfilsafat. Memang, berpikiran filosofis adalah sesuatu yang disadari atau tidak sangat dekat dengan diri kita. Ketika kita mulai bertanya, secara radikal dan kritis, tentang tujuan hidup, kematian, kebenaran agama atau keberadaan Tuhan, berarti kita sudah mulai berpikir secara filosofis. Buku ini berbicara tentang hedonisme anak gaul, pragmatisme kaum kosmopolitan, semangat anti tawuran nasional, hingga fundamentalisme kelompok agama. Tak lupa pemikiran klasik-mulai socrates hingga Suhrawardi-juga disertakan

Sunday, June 14, 2015

Jual Buku Mitos Gerak Kembali yang Abadi, Kosmos dan Sejarah oleh Mircea Eliade

Mitos Gerak Kembali yang Abadi, Kosmos dan Sejarah oleh Mircea Eliade
Penerbit: Ikon Teralitera, 2002
Tebal: 192 hlm
harga Rp 45.000

inilah sebuah esai bagi setiap orang yang berminat dalam sejarah religi (agama) dan mentalitas manusia kuno, yang dulunya sulit untuk dijelaskan.

Sebuah karya cermerlang, mendalam, dan membangkitkan semangat Inilah tesis Eliade bahwa manusia kuno melihat masa depan bukan sebagai sejarah linier dan progresif, tetapi semata-mata sebagai serangkaian perjalanan kreatif, dari arketipe primordial.
Theodore H. Gaster, Review of Religion

Buku ini merupakan salah satu bentuk tulisan yang mengurai gerak siklis ide-ide agama primitif dalam term fenomenologi. Fenomenologi agama dipandang oleh Mircea Eliade memiliki aura yang lebih menyejukkan dibandingkan dengan metode positifistis yang cenderung reduksionis. Dalam buku ini, pengaruh Carl Jung nampak besar, yaitu ketika Mircea Eliade menggunakan istilah arketipe untuk menjelaskan bagaimana ide kosmos primitif bisa terwariskan sampai ke manusia modern. Dengan arketipe, banyak sekali unsur-unsur psikologi orang-orang primitif muncul kembali dalam rentang sejarah. Sehingga, sejarah oleh Mircea ditafsirkan sebagai gerak siklis yang mengulang, seperti ajaran agama Hindu tentang gerak Brahman. Buku ini berusaha menghidupkan kembali artefak-artefak ajaran agama kuno yang mempunyai relevansi dengan kehidupan modern.

Buku ini menyampaikan bahwa manusia cenderung arketipis dan paradigmatik. Apa itu arketipe? Arketipe berarti model atau pola yg mula-mula, berdasarkan pola asal ini dibentuk atau dikembangkan hal yg baru; prototipe. Jika manusia senantiasa membuat segala sesuatu berdasar pola yang sudah ada, dan baru mengalami pengembangan. Itu artinya manusia memiliki kecenderungan untuk melakukan segala sesuatu mengikuti pola yang sudah ada. Namun tetap dengan sejumlah pengembangan, yang tidak merubah konsep awal dari pola tersebut. Artinya manusia memang memiliki kecenderungan meniru.

Jual Buku Berpikir ala Filsuf [The Art of Philosophizing & Other Essays] oleh Bertrand Russell

Berpikir ala Filsuf [The Art of Philosophizing & Other Essays] oleh Bertrand Russell
Kondisi : Stok Lama [Bagus]
Jumlah Halaman : ix + 117 hlm
Cetakan tahun 2002
harga Rp 35.000
Penerbit Ikon

Sejumlah esai dalam buku ini yang diterbitkan pertama kali dalam bentuk buku ditulis oleh Bertrand Russell selama Perang Dunia Kedua.

Pada tahun-tahun tersebut, penulis mengajar filsafat di universitas-universitas Amerika, serta memiliki pengaruh besar pada para mahasiswa.

Kumpulan esai ini pada dasarnya berisi tentang seni berhitung dalam bidang matematika, logika dan filsafat

Jual Buku Agama, Filsafat, Seni dalam Pemikiran Iqbal [Some Aspects of Iqbal Thought] oleh Asif Iqbal Khan

Agama, Filsafat, Seni dalam Pemikiran Iqbal [Some Aspects of Iqbal Thought] oleh Asif Iqbal Khan
Tebal: vii + 168 halaman
Cetakan Pertama, Mei 2002
harga Rp 35.000
Penerbit: Fajar Pustaka

Buku ini menyajikan kerangka umum pemikiran filsuf kelahiran Pakistan tersebut. Meskipun bukan kajian yang mendetail, namun penulis buku ini cukup mampu dan berani untuk membuat sebuah gambaran yang ringkas dan padat.

Ada tiga tema yang dicakup, yang sekaligus merupakan tema pokok pemikiran Iqbal Agama, Filsafat dan Seni. Iqbal sendiri menyakini sepenuhnya bahwa seni budaya merupakan perangkat utama bagi pengembangan peradaban manusia sekaligus sebagai medium komunikasi yang efektif bagi pemikir-pemikir filsafat dan ajaran agama. Dalam ramuan ketiga aspek itu, kita akan menyaksikan bagaimana Iqbal merumuskan sebuah idealitas bagi peradaban manusia dan terutama bagi umat Islam.